Friday, January 18, 2013

Refrain: Saat Cinta Selalu Pulang



Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini. Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya. . .


Ini bisa jadi kisah cinta biasa. Tentang sahabat sejak kecil, yang kemudian jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri. Sayangnya, di setiap cerita harus ada yang terluka.

Ini barangkali hanya sebuah kisah cinta sederhana tentang tiga sahabat yang merasa saling memiliki meskipun diam-diam saling menyakiti.

Ini kisah tentang harapan yang hampir hilang. Sebuah kisah tentang cinta yang nyaris sempurna, kecuali rasa sakit karena persahabatan itu sendiri.

Kali ini aku mau bagi referensi buku-buku yang aku punya dan semuanya favoritku. Hehehe.
Oke, kali ini yang jadi korban adalah Refrain nya Winna Effendy.

Buku ini bercerita tentang persahabatan biasa yang kemudian jadi cinta. Sebenarnya ini kisah cinta yang biasa. Tapi entah kenapa aku jatuh cinta dengan cerita yang sangat sederhana. Membacanya pun tidak terlalu ngoyo. Walaupun jalan ceritanya sangat sederhana , Winna Effendy mampu menyihir emosi kita menjadi melankolis.

Awalnya kita disuguhkan dengan persahabatan antara 2 orang anak bernama Niki dan Nata. Dari kecil mereka udah deket banget. Hingga ketika mereka remaja, Nata mulai merasakan cinta yang lebih dari sahabat ke Niki. Sayang, Nata tak mengungkapkannya karena tak ingin merusak  persahabatannya.
Saat beranjak remaja Niki mulai mengenal cinta. Ketika Oliver datang kepada Niki memberinya cinta yang lain dari persahabatan.
Saat itulah, Annalise datang. Walaupun hanya bersahabat dengan Nata dan Niki, Annalise punya perasaan lebih terhadap Nata. Walaupun Nata tidak pernah menyadarinya. Karena cintanya hanya untuk Niki.
Dan ketika suatu hari Niki disakiti. Nata lah yang ada disampingnya.

Terus akhirnya gimana ya? Aku nggak tahu kalian bisa nebak apa nggak. Yang penting buku ini wajib dibaca dan nggak boleh nggak baca. Heheheh :D

No comments:

Post a Comment