Sunday, June 9, 2013

Maaf, Bu...



Lembut rambutmu..
Terasa bagai sarapan pagi..
Desah nafasmu menemani tiap detik nyawa melayang..

Aku ingin menyentuhmu..
Bersujud di kakimu..
Berterima kasih..
Mengharap maaf darimu..
Tapi, Ibu…
Aku tidak mampu..
Untuk tersenyum padamu, terasa menyakitkan..
Aku tidak mampu melakukannya, Ibu..
Ibu, maafkan aku..
Maafkan karena aku tidak bisa menunjukkan perasaanku padamu…

by:galuh ajeng d

No comments:

Post a Comment